Baju itu diterimanya dari pandita di Kadilangu, ahli waris Sunan Kalijaga. Pada tahun 1703 baju tersebut masih disebut sebagai salah satu pusaka keraton dalam suatu surat berbahasa Belanda. Pada waktu itu baju tersebut menjadi salah satu pusaka keraton yang diserahkan kepada raja baru Sultan Amangkurat III, di Kartasura.
Di luar kisah baju wasiat yang sakti itu yang didapat Sunan Kalijaga saat mendirikan Masjid Demak, Masjid Demak sendiri menjadi masjid penting sejak dibangun. Masjid Demak telah menjadi pusat kerajaan Islam perta- ma di Jawa Tengah. Menurut cerita tradisi yang tampaknya dapat dipercaya, kota yang kemudian dikenal sebagai ibu Kerajaan Demak.
(Khafid Mardiyansyah)