Panglima angkatan bersenjata, Letnan Jenderal Herzi Halevi, dan kepala badan intelijen dalam negeri Shin Bet, Ronen Bar, keduanya menerima tanggung jawab setelah serangan tersebut namun tetap bertahan sementara perang di Gaza terus berlanjut.
Sebaliknya, Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu sejauh ini belum menerima tanggung jawab, meskipun survei menunjukkan bahwa sebagian besar warga Israel menyalahkannya karena gagal berbuat cukup untuk mencegah atau bertahan dari serangan tersebut.
(Susi Susanti)