"Dan apabila ini sampai ke tempat yang landai atau dataran rendah di depan gunung tersebut akan terendapkan sebagai banjir lahar hujan," sambungnya.
Dwikorita menyebut, jalur atau aliran banjir lahar ini nantinya akan sama dengan banjir lahar dingin sebelumnya. Namun, ada beberapa zona yang dikhawatirkan akan menjadi aliran banjir lahar yang baru.
"Dari hasil peninjauan melalui helikopter dan juga dari peta Badan Geologi, kami melihat ada beberapa zona terutama di zona-zona pertemuan dua sungai, ada yang tiga sungai dari atas bahkan ada yang empat sungai, zona tersebut dikhawatirkan apabila di hulu sungai itu ada hujan maka terjadi banjir lahar juga namun sekarang belum terjadi," tuturnya.
"Jadi ada yang susulan melalui aliran yang sudah memberikan banjir bandang tapi masih ada beberapa potensi yang belum mengalami banjir bandang saat ini atau banjir lahar saat ini tapi berpotensi," tandasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.