JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merencanakan akan melakukan demolish atau peledakan batuan material Gunungapi Marapi antisipasi galado atau bencana banjir lahar hujan yang lebih besar.
Pasalnya, berdasarkan keadaan pascagalodo banyak batuan besar dengan diameter lebih dari dua meter dengan berat hingga ratusan kilogram tampak berserakan di jalanan setelah menghantam bangunan di sekitarnya.
“Demolish ini diperlukan agar jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi di hulu, material batuan ini tidak menyumbat alur aliran air,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Sabtu (25/5/2024).
Demolish ini dilakukan setelah adanya kesepakatan dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo usai kunjungannya ke Kabupaten Agam pada Selasa (21/5) lalu. Pada saat itu, ada empat kesepakatan langkah lanjutan untuk penanganan bencana banjir lahar hujan atau galodo ini antara lain peledakan batu-batu besar (demolish) material Gunungapi Marapi, normalisasi daerah aliran sungai, pembangunan sabo dam, dan penguatan Early Warning System.