Menurut Laim, karena terus mendapat teror dari harimau warga desa kemudian kompak melakukan ronda tiap malam dan memburu harimau. Setiap bertemu warga harimau kabur dan kembali masuk hutan. "Setiap kami ronda harimau tidak berani dan langsung kabur masuk hutan," katanya.
Sementara itu anggota Sanggabuana Wildlife Ranger (SWR) dari Sanggabuana Convervation Foundation (SCF), Komarudin membenarkan jika Harimau Jawa sudah memakan kambing warga sebanyak 27 ekor. Dia bersama Direktur SCF, Deby Sugiri, langsung mendatangi warga yang resah karena kedatangan harimau.
"Kami memang sering mendapat laporan dari warga karena ternaknya mati dimakan harimau," kata Komarudin.
Menurut Komarudin, berdasarkan laporan warga tersebut kemudian tim bergerak kelapangan menelusuri jejak harimau. Tim bergerak ke gua dan menemukan jejak darah dan cakaran dari harimau. "Untuk sementara jejak yang kami temukan memang jejak karnivora besar," katanya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.