KB Bank berkomitmen untuk mendukung lebih dari 5.000 kebun tebu yang merupakan bagian dari Rajawali II, dengan menggunakan teknologi keuangan canggih KB.
Sementara itu, MATA akan menyediakan solusi data yang memungkinkan pemantauan kondisi cuaca, kelembaban tanah, jumlah pupuk, dan kesehatan tebu dengan menggunakan teknologi satelit dengan perkiraan produksi yang akan diberikan tebu enam bulan sebelum panen.
Masuknya KBFG melalui KB Kookmin Bank sebagai pemegang saham KB Bank dinilai membawa perubahan positif dalam berbagai aspek bisnis. KB Bank berfokus pada isu-isu sosial tertentu yang relevan dengan masyarakat. Ke depannya, perusahaan akan mengadopsi Environmental and Social Risk Management yang telah diterapkan oleh KBFG.
“Kami melihat pembiayaan hijau sendiri mempunyai potensi yang besar di Indonesia. Pembiayaan hijau berpotensi meningkat sejalan dengan tumbuhnya perekonomian secara umum, maupun ekosistem ekonomi hijau secara khusus,” ujar Robby Mondong.
KB Bank berkomitmen untuk terus mendukung pembiayaan di sektor-sektor berkelanjutan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan oleh KBFG. Upaya ini bertujuan untuk memastikan penerapan prinsip ESG dan komitmen KB Bank terhadap pembangunan berkelanjutan, tetap sejalan dengan nilai-nilai KBFG sebagai pelopor penerapan ESG di Korea Selatan.
(Agustina Wulandari )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.