Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Presiden di Dunia Keturunan Israel

Rachel Eirene Nugroho , Jurnalis-Kamis, 06 Juni 2024 |16:03 WIB
5 Presiden di Dunia Keturunan Israel
5 Presiden di dunia keturunan Israel (Foto: ObturadorMX)
A
A
A

GAZA - Di dunia ini terdapat orang-orang yang merupakan keturunan Israel namun menjadi kepala negara di beberapa negara. Jumlah orang keturunan Israel yang menjadi presiden pun tidak sedikit dan tersebar di banyak negara.

Tidak hanya menjadi presiden, sejarah juga mencatat banyak dari keturunan Israel yang juga pernah menjabat sebagai perdana menteri. Para pemimpin keturunan Israel ini pun masih dapat kita temui hingga sekarang.

Berikut lima presiden di dunia yang merupakan keturunan Israel dilansir berbagai sumber:

1. Claudia Sheinbaum

Orang pertama di dalam daftar dan masih menjadi topik hangat akhir-akhir ini adalah Claudia Sheinbaum Pardo. Terpilih menjadi Presiden Meksiko, Sheinbaum merupakan perempuan keturunan Yahudi pertama yang menjabat sebagai Presiden Meksiko. Lahir di Mexico City pada tanggal 24 Juni 1962, Sheinbaum tumbuh besar di tengah keluarga keturunan Yahudi.

Orang tua pihak ayahnya merupakan Yahudi Ashkenazi sedangkan orang tua pihak ibunya merupakan Yahudi Sephardic. Memiliki latar belakang di bidang sains, pertama kali terlibat dalam dunia politik adalah ketika terpilih menjadi Sekretaris Lingkungan Hidup Kota Meksiko pada tahun 2000 hingga 2006. Kemudian Sheinbaum bergabung dengan Panel International tentang Perubahan Iklim (IPCC) setelah melepas jabatan sebelumnya. Pernah menjabat sebagai walikota Tlalpan pada tahun 2015 dan walikota Mexico City pada tahun 2018.

2. Egils Levits

Orang keturunan Yahudi kedua yang pernah atau sedang menjabat sebagai presiden adalah Egils Levits. Beliau merupakan Presiden Latvia yang ke-10, telah menjabat dari tanggal 8 Juli 2019 hingga 8 Juli 2023. Levits yang lahir pada tanggal 30 Juni 1955 di Riga tumbuh besar dalam keluarga Yahudi.

Ayahnya merupakan insinyur Yahudi Latvia Jonass Levits dan ibunya seorang penyair Jerman Latvia-Baltik bernama Ingeborga Levita. Keterlibatan Levits dalam dunia politik dimulai pada akhir tahun 1980an yang dimana Levits menjadi anggota Front Populer Latvia serta anggota Kongres Warga Latvia. Sebelumnya Levits pernah ditunjuk sebagai calon presiden oleh partai Aliansi Nasional pada tahun 2011 dan 2015 namun berakhir urutan kedua. Baru akhirnya tahun 2019, partai-partai dari koalisi yang berkuasa akan mendukung pencalonan Levits.

3. Laurentino Cortizo

Di urutan ketiga ada Laurentino Cortizo yang merupakan Presiden Panama yang mulai menjabat sejak bulan Juli 2019 hingga sekarang. Lahir pada tanggal 30 Januari 1953 di Panama City, Cortizo lahir dari keluarga Yahudi, tepatnya ibu Cortizo yang bernama Esther Cohen merupakan keturunan Yahudi.

Melansir Wikipedia, Cortizo menempuh pendidikan sarjana di Universitas Norwich, memperoleh gelar master di Universitas St. Edwards dalam bidang administrasi bisnis dan menyelesaikan pekerjaan doktoralnya di Universitas Texas, Austin. Pertama kali terjun ke dunia politik Cortizo mendapat kesempatan menjadi anggota Majelis Nasional dari tahun 1994 hingga 2004. Kemudian menjabat sebagai Presiden Majelis Nasional pada tahun 2000 hingga tahun 2001. Baru pada tahun 2018, Cortizo mulai mencalonkan dirinya dalam pemilihan presiden.

4. Volodymyr Zelensky

Volodymyr Zelensky menjabat sebagai Presiden Ukraina sejak tahun 2019 hingga sekarang. Zelensky lahir pada tanggal 25 Januari 1978 di Kryvyi Rih dari orang tua Yahudi. Melansir Forward, Zelensky menggambarkan keluarganya sebagai ‘keluarga Yahudi Soviet biasa’.

Melansir Business Standard, sebelum menjabat sebagai presiden, Zelensky menempuh pendidikan sarjana hukum di Universitas Ekonomi Nasional Kyiv yang lulus tahun 2000 dan pernah terjun dalam dunia hiburan yaitu mendirikan studio Kvartal 95. Zelensky mulai lebih banyak berbicara mengenai warisan budaya Yahudinya serta terbuka kepada orang-orang Yahudi di Israel maupun diaspora setelah Rusia menyerang Ukraina pada tahun 2022. Zelensky juga telah menanggapi serangan Hamas terhadap Israel tanggal 7 Oktober. Dia mengatakan bahwa merupakan hak Israel untuk mempertahankan diri.

5. Ricardo Maduro

Di urutan ke-5 ada Ricardo Rodolfo Maduro Joest yang merupakan Presiden Honduras ke-51. Menjabat dari tahun 2002 hingga 2006, Maduro lahir pada tanggal 20 April 1946 di Panama sebagai keturunan Yahudi. Motivasinya untuk menjadi presiden adalah untuk membasmi kejahatan dan geng Mara Salvatrucha (maras).

Semua ini berawal ketika Maduro kehilangan putranya, Ricardo Ernesto, yang diculik pada tanggal 23 April 1997 dan dua hari kemudian jasadnya ditemukan. Walau pernah menghadapi beberapa kesulitan saat masa pencalonannya akibat tempat kelahiran Maduro, namun pada akhirnya beliau diizinkan untuk mencalonkan diri dan terpilih menjadi Presiden Honduras.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement