Jaringan supermarket terbesar kedua di negara itu, Coles, memberlakukan batasan dua karton per pelanggan untuk pembelian telur di sebagian besar toko pada minggu ini, namun pengecer lain belum mengikuti langkah tersebut.
Badan industri Eggs Australia mengatakan wabah ini menyebabkan gangguan pasokan tetapi secara keseluruhan tidak ada kekurangan telur.
“Masyarakat bisa yakin bahwa kita sudah bisa mengatasi masalah ini,” kata Watt.
Sebelum munculnya kasus-kasus terbaru ini, Australia mengalami sembilan wabah flu burung yang sangat patogen sejak tahun 1976, yang semuanya dapat diatasi dan diberantas.
Pihak berwenang mengatakan telur dan daging bebek dan ayam tetap aman dikonsumsi.
(Susi Susanti)