Sebelumnya pada bulan Juni, Hizbullah menargetkan kota-kota dan situs militer Israel dengan serangan roket dan drone terbesar dalam permusuhan sejauh ini, setelah serangan Israel menewaskan komandan paling senior Hizbullah.
Pernyataan Brown muncul ketika Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant menuju ke Washington pada Minggu (23/6/2024) untuk membahas tahap selanjutnya dari perang Gaza dan meningkatnya permusuhan di perbatasan dengan Lebanon.
Brown mencatat bahwa Amerika Serikat (AS) mungkin lebih terbatas dalam kemampuannya membela Israel dari serangan Hizbullah dibandingkan membantu mencegat serangan rudal dan drone Iran pada bulan April terhadap Israel, yang sebagian besar berhasil digagalkan.
“Dari sudut pandang kami, berdasarkan lokasi pasukan kami, jarak antara Lebanon dan Israel yang dekat, lebih sulit bagi kami untuk dapat mendukung mereka dengan cara yang sama seperti yang kami lakukan pada bulan April,” kata Brown.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.