Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jenderal AS Peringatkan Serangan Israel di Lebanon Picu Risiko Perang yang Lebih Luas

Susi Susanti , Jurnalis-Senin, 24 Juni 2024 |11:09 WIB
Jenderal AS Peringatkan Serangan Israel di Lebanon Picu Risiko Perang yang Lebih Luas
Jendreal AS peringatkan serangan Israel di Lebanon picu risiko perang yang lebih luas (Foto: Reuters)
A
A
A

LEBANON - Serangan Israel di Lebanon berpotensi meningkatkan risiko konflik yang lebih luas yang melibatkan Iran dan militan yang bersekutu dengan Iran, terutama jika keberadaan Hizbullah terancam.

Hal ini diungkapkan Kepala Staf Gabungan Jenderal Angkatan Udara C.Q. Brown. Dia tidak memperkirakan langkah Israel selanjutnya dan mengakui hak Israel untuk mempertahankan diri, namun dia memperingatkan bahwa serangan di Lebanon dapat meningkatkan potensi konflik yang lebih luas.

“Hizbullah lebih mampu dibandingkan Hamas dalam hal kemampuan keseluruhan, jumlah roket dan sejenisnya. Dan saya hanya ingin mengatakan bahwa saya akan melihat Iran lebih cenderung memberikan dukungan yang lebih besar kepada Hizbullah,” kata Brown kepada wartawan sebelum singgah di Tanjung Verde dalam perjalanannya untuk pembicaraan pertahanan regional di Botswana.

“Sekali lagi, semua ini dapat membantu memperluas konflik di wilayah tersebut dan benar-benar membuat Israel tidak hanya khawatir terhadap apa yang terjadi di bagian selatan negara mereka, namun juga apa yang terjadi di utara,” lanjutnya, dikutip Reuters.

Komentar Brown muncul ketika Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada Minggu (23/6/2024) bahwa berakhirnya fase pertempuran sengit di Gaza akan memungkinkan Israel untuk mengerahkan lebih banyak pasukan di sepanjang perbatasan utara dengan Lebanon.

Hizbullah yang didukung Iran mulai menyerang Israel tak lama setelah serangan Hamas pada 7 Oktober yang memicu perang di Gaza, dan kedua belah pihak saling bertukar serangan dalam beberapa bulan sejak saat itu. Hizbullah mengatakan mereka akan berhenti sampai ada gencatan senjata di Gaza.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement