JAKARTA - Polri menggelar doa lintas agama yang merupakan rangkaian menuju Hari Bhayangkara ke-78. Kegiatan ini setidaknya dihadiri sekitar 3.000 peserta.
Ribuan peserta itu diantaranya dari TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, organisasi mahasiswa dan seluruh lintas elemen masyarakat lainnya.
"Doa ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh agama yang ada di Indonesia. Tadi kita lihat bersama-sama ada yang mewakili umat Konghucu, Buddha, kemudian Hindu, Kristen, Katolik, dan Islam," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Jumat, 28 Juni 2024, malam.
Diselenggarakannya doa lintas agama menyambut Hari Bhayangkara 2024, menurut Sigit, agar seluruh aparat kepolisian yang bertugas serta menghadapi berbagai tantangan zaman dapat dilalui dengan aman, lancar dan baik.
"Khususnya di dalam melaksanakan tugas pokok kami, baik di bidang harkamtibmas, di bidang penegakan hukum, di bidang pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," ujar Sigit.
"Oleh karena itu tentunya kita menyadari bahwa masih banyak kekurangan, masih banyak hal-hal yang perlu diperbaiki," tambah Sigit.