Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Pegi Setiawan 49 Hari di Tahanan Polda Jabar, Tasbih Istimewa Bawa Keberkahan

Atikah Umiyani , Jurnalis-Jum'at, 12 Juli 2024 |12:50 WIB
Kisah Pegi Setiawan 49 Hari di Tahanan Polda Jabar, Tasbih Istimewa Bawa Keberkahan
Pegi Setiawan saat jadi host dadakan di The Prime Show iNewsTV. (iNews)
A
A
A

JAKARTA - Pegi Setiawan mendadak jadi presenter acara The Prime Show yang ditayangkan di iNewsTV pada Rabu 10 Juli 2024 malam. Pegi menceritakan pengalamannya selama 49 hari jadi tahanan Polda Jawa Barat karena disangka terlibat pembunuhan Vina Cirebon dan kekasihnya Eky.

Pegi Setiawan bebas dari penjara Polda Jabar setelah permohonan praperadilannya dikabulkan oleh hakim tunggal Pengadilan Negeri Bandung, Eman Sulaeman dalam sidang pamungkas pada Senin 8 Juli 2024. Eman menggugurkan status tersangka yang disandang Pegi sehingga Polda Jabar mau tak mau harus membebaskan Pegi.

Semenjak ditangkap dan dijadikan tersangka kasus Vina Cirebon, Pegi seketika jadi pusat perhatian publik. Banyak netizen memberi dukungan terhadapnya karena meyakini kalau dia korban salah tangkap polisi. Tak sedikit pengacara kemudian jadi pembela Pegi menghadapi Polda Jabar. Kuasa hukumnya yakin bahwa Pegi Setiawan bukan sosok Pegi alias Perong yang jadi buronan polisi.

 BACA JUGA:

Dalam The Prime Show di iNewsTV, Pegi menceritakan pengalamannya 49 hari di tahanan Polda Jabar. Salah satunya perihal tasbih yang menemaninya dalam mengisi waktu luang selama di tahanan.

"Dari tasbih yang istimewa sangat luar biasa, ini membawa keberkahan buat saya. Saya hampir ya, setiap hari saya kegiatan di dalam ya seperti ini, mengisi waktu luang seperti ini," ujar Pegi.

Pegi bercerita, dirinya mendapatkan dua tasbih dari rekannya ketika berada di dalam tahanan. Hal itu lantaran temannya mengetahui bahwa Pegi selalu berzikir hanya menggunakan tangan.

"Mereka bilang kamu gak capek dzikir pake tangan? Ini saya kasih kamu tasbih, jangan pernah dihilangkan. Jangan lupa dibawa. Ya Alhamdulillah ini anugerah banget luar biasa," terangnya.

 BACA JUGA:

Diakui Pegi, selama 49 hari berada di dalam tahanan, dirinya menjadi dekat dengan rekan lainnya meskipun pada awalnya dia mendapatkan cemoohan oleh rekan-rekanannya tersebut.

"Seiring berjalannya waktu, Alhamdulillah mereka menerima saya degan sangat baik. Malah mereka lebih ke saling mengingatkan saya untuk bisa ayo beribadah bareng-bareng disini ayo kita sama-sama jangan pernah canggung satu sama lain. Mari berbagi sama kami semua, kami akan support kamu," urai Pegi.

Pegi juga menyampaikan bahwa kebersamaannya bersama rekan-rekannya menjadi hal yang tidak bisa dilupakannya selama berada di tahan.

"Kebersamaan, itu tidak akan pernah say lupakan. Mereka itu kompak, solidaritas tinggi jadi mereka menjunjung tinggi kebersamaan," imbuh Pegi.

Pegi menambahkan, hal yang juga hampir tak bisa dilupakannya yaitu saat pagi hari penjaga membawakan nasi cadong untuk sarapan.

"Yang hampir saya tidak pernah lupakan itu setiap hari pagi makan cadong, nasi yg dari penjaga bawain. Pagi-pagi pada teriak wah ini nih, ini adalah benih2 kehidupan kami hore. Itu teriakan yang paling dikangenin," tutur Pegi.

Hal seru lainnya, sambung Pegi, adalah waktu apel pagi. "Apel pagi paling sru itu. Soalnya petugas selalu ceria, selalu membawakan gairan-gairah penyemangat, luar biasa itu sangat indah sekali," lanjutnya.

Pegi juga mengaku dirinya memiliki nazar untuk memberikan nasi padang kepada rekannya di dalam tahanan. Keinginan Pegi inipun diwujudkan oleh Abraham Silaban, host asli The Prime Show.

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement