Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pj Gubernur dan Tokoh Paguyuban Kesukuan Se-Sultra Deklarasi Pilkada Damai 2024

Qur'anul Hidayat , Jurnalis-Rabu, 07 Agustus 2024 |05:56 WIB
Pj Gubernur dan Tokoh Paguyuban Kesukuan Se-Sultra Deklarasi Pilkada Damai 2024
Deklarasi Pilkada Damai. (Foto: Pemprov Sultra)
A
A
A

KENDARI - Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto mendakan deklarasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Damai bersama Tokoh Paguyuban Kesukuan se-Provinsi Sultra. Kegiatan ini diinisiasi oleh Polda Sultra dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan nyaman menjelang Pilkada Sultra 2024.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Claro Kendari pada Selasa (6/8/2024) itu dimulai dengan sambutan dari Kapolda Sultra Dwi Irianto yang menekankan pentingnya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang aman dan nyaman.

Kapolda Sultra dalam sambutannya menyampaikan, "Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga Sitkamtibmas agar tetap kondusif. Kerjasama dari seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman selama proses Pilkada," ujar Kapolda.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi Pemilu Damai oleh Forkopimda Tingkat I Provinsi Sultra dan Tokoh Paguyuban Kesukuan se-Provinsi Sultra.

Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto, dalam sambutannya mengapresiasi Kapolda Sultra beserta jajaran atas terselenggaranya acara tersebut serta ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan.

"Terima kasih saudara Kapolda atas inisiasi acara ini dan terima kasih kepada para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat yang telah berkenan hadir," ucap Andap.

Lebih lanjut, Pj Gubernur Andap mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan tujuan utama kehadiran mereka pada malam itu. "Pertanyaan sederhana, apa sebenarnya goals/tujuan kita semua yang hadir pada malam hari ini?" tanya Andap.

"Goals kita, mari kita satukan hati dan pikiran serta teguhkan komitmen kita bersama pada silaturahmi kesukuan ini untuk menciptakan Sultra yang aman, damai, dan kondusif," jelasnya

Pj Gubernur Andap menekankan bahwa semua upaya tersebut merupakan prasyarat penting untuk mewujudkan Sulawesi Tenggara yang maju, sejahtera, dan modern.

Andap mengingatkan, menjelang Pilkada Serentak 2024 yang hanya 113 hari lagi, masyarakat akan menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi dapat memecah belah persatuan dan kesatuan akibat segregasi (pemilahan).

"Kita akan terbelah akibat segregasi (pemilahan) di dalam masyarakat," jelas Andap. Dia menyoroti potensi perpecahan yang bisa terjadi akibat berbagai bentuk kampanye yang tidak mengindahkan kaidah hukum.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement