Sementara MS berperan mengganjal mesin ATM. Dia kemudian mengarahkan korban ke mesin ATM lain.
"Saat korban menggunakan ATM disebelahnya ini, para pelaku lainnya mengganti dan mengganjal ATM-nya mengambil ATM korban dan diganti dengan ATM baru," ungkapnya.
Akibatnya, korban yang tak sadar ATM-nya ditukar, kehilangan uang di dalam rekeningnya hingga Rp107 juta.
Ade Ary menyebut, kasus ini masih dalam tahap pengembangan. Dia mengaku masih memburu kemungkinan pelaku lebih dari 2 orang.
"Jadi hati-hati sindikat ganjal ATM ini tidak pernah bekerja sendirian, jadi hati hati saat kita mengambil ATM digerai gerai ATM yang ada kita harus mewaspadai kiri kanan call center," ucap dia.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.