BBC juga menemukan dokter bedah yang sama melakukan tiga operasi yang seharusnya berisiko rendah dalam dua bulan, di mana ketiga pasien meninggal segera setelahnya.
Yayasan tersebut meluncurkan serangkaian investigasi internal terhadap tiga pasien yang meninggal dan menyimpulkan bahwa mereka telah mengalami perawatan yang buruk.
Yayasan tersebut juga mengakui bahwa seorang wanita yang meninggal akan selamat jika tidak ada komplikasi pascaoperasi.
"Kami tidak mengerti bagaimana ibu meninggal. Tidak seorang pun tampaknya tahu mengapa operasi itu tidak berhasil,” terang putri wanita tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.
"Perlu ada investigasi menyeluruh terhadap kematian ini, bukan hanya rencana tindakan. Itu tidak cukup,” lanjutnya.
(Susi Susanti)