Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

4 Negara Mayoritas Syiah, Salah Satunya Sedang Berkonflik dengan Israel

Naomi Angelina Panjaitan , Jurnalis-Kamis, 10 Oktober 2024 |18:18 WIB
4 Negara Mayoritas Syiah, Salah Satunya Sedang Berkonflik dengan Israel
Syi’ah percaya bahwa mereka memiliki otoritas spiritual dan politik khusus atas umat Islam(Foto: Ilustrasi/The National Interest)
A
A
A

2. Irak

Menyadur Britannica, seperti halnya komunitas Syiah di Iran, Syiah di Irak juga mengikuti aliran Twelver. Meskipun Iran dikenal sebagai republik Islam Syiah terkemuka, Irak juga memiliki peran penting sebagai pusat fisik dan spiritual Syiah di dunia Islam. Dua kota suci utama bagi Syiah, Najaf dan Karbala, terletak di Irak selatan.

Selain itu, Kūfah, sebuah kota yang terletak di wilayah Irak, dekat dengan kota Najaf juga dihormati karena menjadi lokasi pembunuhan Ali bin Abi Thalib, khalifah keempat, pada abad ke-7. Sāmarrāʾ merupakan kota yang lebih jauh ke utara dekat Baghdad, juga sangat berarti bagi Syiah karena Muhammad al-Mahdi al-Hujjah, Imam ke-12 dalam ajaran Syiah pernah tinggal sebelum menghilang secara misterius.

Pada masa sebelum modern, Irak selatan dan timur menjadi tempat pertemuan budaya dan agama antara dunia Syiah Arab dan Persia. Para cendekiawan agama bergerak bebas antara kedua wilayah ini. Bahkan hingga waktu yang relatif baru, banyak cendekiawan Iran terkenal yang belajar atau mengajar di madrasah besar di Najaf dan Karbala. Misalnya, Ayatollah Ruhollah Khomeini menghabiskan banyak tahun mengajar di Najaf saat dalam pengasingan.

3. Azerbaijan

Melalui Wikipedia, Islam adalah agama mayoritas di Azerbaijan, tetapi negara ini dikenal sebagai negara paling sekuler di dunia Muslim. Menurut perkiraan pemerintah, populasi Muslim di Azerbaijan adalah sekitar 55%-65% Syiah dan 35%-45% Sunni, meskipun perbedaan ini tidak ditekankan secara resmi. Hubungan antara Syiah Azerbaijan dan Iran, sebagai negara tetangga yang merupakan kekuatan Syiah dominan, tidak terlalu dekat, terutama sejak pertengahan 1990-an.

Islam Syiah di Azerbaijan lebih umum ditemukan di wilayah barat, tengah, dan selatan, dengan desa-desa sekitar Baku dan daerah Lankaran sebagai basis kekuatan Syiah. Peran Islam dalam politik dan kehidupan sehari-hari di Azerbaijan tergolong kecil. Meskipun mayoritas penduduk mengidentifikasi diri sebagai Muslim, hanya sebagian kecil dari mereka yang memiliki pemahaman dasar tentang pilar-pilar dalam ajaran Islam. Bagi banyak orang Azerbaijan, hubungan dengan Islam lebih terkait dengan identitas etnis atau nasional daripada sekadar agama. Meskipun mayoritas masih mengidentifikasi sebagai Muslim, masyarakat Azerbaijan tetap relatif sekuler setelah runtuhnya Uni Soviet.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement