Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Heboh Kasus Penipuan WO di Bekasi, Puluhan Calon Pengantin Jadi Korban

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Kamis, 10 Oktober 2024 |15:00 WIB
Heboh Kasus Penipuan WO di Bekasi, Puluhan Calon Pengantin Jadi Korban
Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemilik Wedding Organizer (WO) Harmoni Wedding yang berlokasi di Jalan Jati Raya, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, diduga menipu puluhan pelanggannya. Polisi kini sedang mendalami kasus tersebut.

"Masih pendalaman," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Audy Joize Oroh, dikutip Kamis (10/10/2024).

Audy mengatakan pihaknya baru menerima laporan dari para korban pada Rabu (9/10) kemarin. Penyelidikan awal dengan memanggil para saksi.

"LP baru diterima. Masih pendalaman untuk memeriksa saksi-saksi," ucapnya.

Adapun, puluhan calon pengantin telah melaporkan pemilik WO Harmoni Wedding berinisial A ke Polres Metro Bekasi Kota, pada Selasa (8/10) malam atas kasus dugaan penipuan. 

Salah satu korban Lina Herlina (24), mengungkap dirinya telah menyetorkan uang senilai Rp56 juta kepada pemilik WO Harmoni Wedding. Pembayaran dilakukan atas dasar permintaan terlapor.

“Sembilan kali pembayaran, itu belum lunas, total nilai (paket WO) Rp60 juta," kata Lina kepada wartawan.

Lina menceritakan, pemilik WO meminta dirinya untuk membayar uang di awal dengan berbagai alasan. Padahal, rencana pernikahannya baru akan dilangsungkan pada Januari 2025.

“Dia minta-minta terus minta DP dengan alasan mamanya sakit, mau umrah, ini itu segala macam,” ujarnya.

“Dari DP pertama enggak ada jeda. Kalau saya ayo in (turuti) saya kirim-kirim terus, setiap minggu kali, setiap ada event dia minta ke saya. Ada beberapa kali saya tolak,” ujarnya.

 

Ia mengaku awalnya tidak menaruh curiga, lantaran pembayaran dilakukan dengan tanda tangan di atas materai. Namun, menjelang jadwal fitting baju pada 4 Oktober 2024 lalu, pemilik WO sudah hilang kabar. 

“Ketika saya mau fitting (baju) di bulan ini tanggal 4 sekalian pre-wedding. Saya minta, ini orang sudah enggak ada kabar. Di tanggal 3 saya cek ke kantornya itu udah kosong,” ucapnya.

Lina menyebut, selain dirinya ada puluhan korban lain yang bernasib sama dengannya. Para korban kini telah saling berkomunikasi melalui grup WhatsApp.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement