Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hamas Bebaskan 3 Sandera Ditukar dengan 183 Tahanan Palestina dalam Pertukaran Tahap Terakhir

Rahman Asmardika , Jurnalis-Minggu, 02 Februari 2025 |20:39 WIB
Hamas Bebaskan 3 Sandera Ditukar dengan 183 Tahanan Palestina dalam Pertukaran Tahap Terakhir
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
A
A
A

Namun, Mohammad Zaqout, seorang pejabat senior di kementerian kesehatan Gaza, mengkritik terbatasnya jumlah pasien yang diizinkan bepergian untuk berobat, dengan mengatakan bahwa sekira 18.000 orang membutuhkan perawatan kesehatan yang lebih baik.

Di Israel, kerumunan orang berkumpul di lokasi di Tel Aviv yang dikenal sebagai Lapangan Sandera untuk menyaksikan pembebasan sandera Israel pada pagi hari di layar luar ruangan raksasa, memadukan sorak-sorai dan tepuk tangan dengan air mata saat ketiga pria itu muncul.

Kalderon, yang kedua anaknya Erez dan Sahar dibebaskan dalam pertukaran sandera pertama pada November 2023, dan Bibas keduanya sempat naik panggung di Khan Younis, di depan poster tokoh Hamas termasuk Mohammad Deif, mantan komandan militer yang kematiannya dikonfirmasi oleh Hamas minggu ini, sebelum diserahkan kepada pejabat Palang Merah.

"Ofer Kalderon bebas! Kami berbagi kelegaan dan kegembiraan yang luar biasa dari orang-orang yang dicintainya setelah 483 hari mengalami neraka yang tak terbayangkan," kata Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam sebuah pernyataan.

Penyerahan pada Sabtu tidak memperlihatkan adegan kacau yang membayangi pemindahan sebelumnya pada hari Kamis, ketika para penjaga Hamas berjuang untuk melindungi para sandera dari kerumunan yang melonjak di Gaza.

Jumlah total sandera yang dibebaskan sejauh ini adalah 18 orang, termasuk lima warga Thailand yang menjadi bagian dari pembebasan tak terjadwal pada Kamis.

Setelah pertukaran pada Sabtu, Israel akan membebaskan 583 tahanan dan tahanan Palestina, termasuk militan yang menjalani hukuman seumur hidup atas serangan mematikan serta beberapa yang ditahan selama perang tetapi tidak didakwa.

Seiring meredanya pertempuran, upaya diplomatik untuk membangun penyelesaian yang lebih luas telah ditingkatkan.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu diperkirakan akan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump pada Selasa, (4/2/20125) dengan gencatan senjata di Gaza, dan kemungkinan normalisasi hubungan dengan Arab Saudi sebagai bagian dari kesepakatan pascaperang yang kemungkinan akan menjadi fokus.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement