BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengeluarkan status tanggap darurat bencana usai bencana yang melanda pada Minggu 2 Maret 2025. Sehingga, penanganan bencana yang terjadi langsung dikolaborasikan juga dengan pemerintah pusat.
Hal itu dikatakan oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto usai rapat bersama Pemkab Bogor terkait bencana alam di Cibinong, Senin (3/3/2025).
"Statusnya Pak Bupati mengeluarkan status tanggap darurat. Sehingga pemerintah pusat tidak ragu-ragu sudah langsung masuk dan bekerja sama dengan pemerintah daerah apapun yang menjadi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana betul-betul kita usahakan semaksimal mungkin," kata Suharyanto.
Nantinya, rumah warga yang terdampak bencana baik mengalami rusak ringan, rusak sedang maupun rusak berat juga akan diberikan bantuan oleh pemerintah.
"Kemudian, Infrastruktur yang rusak, pak Bupati tadi menyampaikan ada 7 jembatan yang putus yang jelas-jelas belum tertangani ada 6. Nah ini juga saya dengan pak Wakil Bupati dengan pak Bupati dibagi tugas ini akan meninjau sasaran kita pastikan juga untuk yang jembatan putus dalam waktu tidak terlalu lama tadi arahan Bupati 3 minggu ini krusial karena menjelang Idul Fitri ada libur nasional dan wilayah Bogor khususnya ke Puncak," ungkapnya.