Keinginan Kertajaya disembah itu ditolak mentah-mentah oleh pendeta, karena belum pernah terjadi pendeta menyembah raja. Untuk memperlihatkan kemampuannya, Kertajaya menancapkan tombaknya di tanah dan duduk di atas ujungnya. Namun, para pendeta tetap pada pendiriannya, tidak mau untuk menyembahnya.
Bahkan banyak yang akhirnya meninggalkan Kediri, dan mencari perlindungan di Tumapel. Hal ini membuat jumlah pengikut Ken Arok kian bertambah. Keturunan dan sanak-kadang orang-orang yang pernah berbuat baik kepada Ken Arok, dipanggil ke Tumapel untuk menerima balas jasa dan disuruh menetap di sana.
Oleh para pengikutnya, Ken Arok diangkat sebagai rajanya dan mengambil nama abhiseka Rajasa Sang Amurwabhumi. Sejak itu, Ken Arok tidak lagi menghadap Raja Kertajaya di Kediri.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.