Reaksi dan Kecewa Jane Foster terhadap Kebijakan AS
Meskipun Foster menunjukkan simpati terhadap perjuangan Indonesia dalam laporan rahasianya, kebijakan luar negeri Amerika saat itu berbeda. Presiden Truman, menggantikan Roosevelt, lebih mendukung kembalinya kekuatan kolonial, seperti Belanda, untuk menguasai kembali wilayah jajahan mereka, termasuk Indonesia. Kebijakan ini memicu kekecewaan Foster yang secara pribadi menyaksikan kekejaman penjajahan Eropa di Asia Tenggara dan mengutuk keras keputusan tersebut
"Ini adalah pengkhianatan terhadap cita-cita kemerdekaan yang harus dihormati," ungkap Foster dalam salah satu laporan rahasianya yang dikutip media internasional.