Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jane Foster, Intelijen Cantik Amerika yang Memata-matai Soekarno Setelah Kemerdekaan Indonesia

Dian AF , Jurnalis-Jum'at, 08 Agustus 2025 |15:44 WIB
Jane Foster, Intelijen Cantik Amerika yang Memata-matai Soekarno Setelah Kemerdekaan Indonesia
Jane Foster seorang agen intelijen Amerika Serikat yang memata-matai Indonesia (Foto ilustrasi/befreetour.com)
A
A
A

Misi Utama: Memata-matai Indonesia yang Baru Merdeka

Pada Agustus 1945, lewat perintah Kolonel John Coughlin dari OSS, Jane Foster diberi tugas utama melaporkan situasi politik dan pandangan para pemimpin Indonesia. 

Foster mengadakan wawancara langsung dengan Soekarno, Mohammad Hatta, Amir Syarifudin, serta tokoh penting lainnya, untuk mengetahui sejauh mana dukungan atau ancaman gerakan nasionalis terhadap kepentingan Amerika dan Sekutu.

Dari laporannya, Foster menyimpulkan bahwa gerakan nasionalis Indonesia tidak bagian rencana komunis Rusia ataupun Jepang, melainkan ledakan alami akibat penindasan kolonial yang sudah berlangsung lama. Menariknya, ia menegaskan bahwa para pemimpin Indonesia lebih mengutamakan diplomasi dan perdamaian ketimbang revolusi bersenjata.

 

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement