Penyelenggara protes, yang menyebar ke kota-kota lain di negara Himalaya tersebut, menyebutnya sebagai “demonstrasi oleh Gen Z.” Mereka mengatakan protes tersebut mencerminkan frustrasi yang meluas di kalangan anak muda terhadap kurangnya tindakan pemerintah untuk memberantas korupsi dan meningkatkan peluang ekonomi.
Pemerintah pekan lalu memutuskan untuk memblokir akses ke beberapa platform media sosial, termasuk Facebook, sebuah keputusan yang memicu kemarahan di kalangan anak muda.
Para pejabat mengatakan pemblokiran tersebut ditujukan pada platform media sosial yang belum terdaftar pada pemerintah, di tengah upaya penindakan terhadap KTP palsu, misinformasi, dan ujaran kebencian.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.