Fenomena inilah yang menurut Ray menguatkan sinyal bahwa terjadi perubahan situasi politik. Ia bahkan menyinggung sosok mantan Wali Kota Solo itu yang kini menemui Prabowo sebagai tanda melemahnya posisi politik Jokowi.
“Mengapa (pertemuan Jokowi dengan Prabowo) itu bisa terjadi? Ya, karena boleh jadi posisi politik Pak Jokowi hari demi hari makin melemah,” tuturnya.
Melemahnya kekuatan politik Jokowi juga ia kaitkan dengan berkurangnya dukungan dari organ-organ relawan presiden ke-7 tersebut. Beberapa relawan yang dahulu setia kepada Jokowi, kini mulai beralih mendukung Prabowo Subianto.
“Kan relatif nggak kelihatan nih basis pendukung Pak Jokowi lagi. Yang tinggal sekarang salah satunya adalah Bung Freddy Damanik (Waketum Projo), yang lain satu per satu sudah mulai pindah. Ada namanya—kalau Anda masih ingat—Jokowi Mania, kan sekarang berubah menjadi Prabowo Mania,” ucap Ray.
(Arief Setyadi )