JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, draf Peraturan Presiden (Perpres) Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah ada di mejanya. Namun, ia mengaku, Perpres itu belum diterbitkan lantaran masih menunggu masukan dari sejumlah pihak.
Menurut Prasetyo, draf Perpres MBG nanti akan dikirim ke Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat. "Sudah (ada di meja draf MBG). Sebentar lagi dikirimin," ungkap Prasetyo saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (10/10/2025).
Prasetyo menyebut, Perpres MBG belum disahkan lantaran masih menunggu masukan dari sejumlah pihak, terutama dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dalam aturan itu, kata Prasetyo, Kemenkes dan BPOM akan diberi tugas untuk mengawasi MBG.
"Menunggu masih ada beberapa masukan, ya. Terutama kemarin kan dari Kemenkes. Kita ingin Kemenkes dan BPOM juga ikut terlibat untuk memberikan pengawasan. Jadi tunggu, sabar juga sebentar," ujar Prasetyo.
Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah menargetkan Perpres mengenai tata kelola program MBG rampung pada pekan ini. Ia pun memastikan program tersebut akan tetap berjalan.
"Minggu ini harus selesai. Tapi kan begini, bukan karena Perpres belum ada kemudian tidak jalan, kan tidak," ujar Prasetyo di acara HUT ke-80 TNI di Lapangan Monas, Jakarta, Minggu 5 Oktober 2025.
Prasetyo menegaskan keberadaan Perpres tata kelola MBG untuk menyempurnakan atau memperbaiki semaksimal mungkin pelaksanaan program MBG. Berdasarkan keinginan itu, pemerintah kini masih terus menyempurnakan isi Perpres tata kelola MBG.
"Tunggu dulu, masih disempurnakan. Jadi sebenarnya kan bukan berarti belum ada. Tapi kita betul-betul lintas kementerian," katanya.
"Apalagi, dengan beberapa masukan dan kejadian beberapa waktu belakangan, dan memang semangatnya kita kan tentu ingin program ini berjalan dengan sebaik-baiknya. Jadi tunggu, mohon waktu agak sebentar supaya semuanya," ucap Prasetyo.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.