Tujuannya jelas, menggeser narasi pembangunan Riau dari yang berbasis ekstraktif di pedalaman menuju ekonomi maritim yang berkelanjutan.
Visi Bangsa Samudra ini juga terkait erat dengan pesan Megawati untuk merawat lingkungan. Hasto menyayangkan kondisi Riau yang hutannya kini dinilai sungguh merana karena ekspansi, yang berujung pada banjir dan kerusakan lingkungan hidup.
Hasto merujuk pada empat sungai besar Riau (Siak, Kampar, Rokan, dan Indragiri). Ia menegaskan, peradaban Riau dibangun dari sungai. Oleh karena itu, partai berkomitmen untuk tidak menjadikan laut dan sungai sebagai halaman belakang.
"Ibu Mega mengingatkan, rawatlah Pertiwi, rawatlah sungai-sungai. Sebab sejarah mencatat bagaimana peradaban di Riau dibangun melalui jalur sungai," tutupnya.
(Fahmi Firdaus )