Terkait kondisi gelombang laut, BMKG menilai ancaman gelombang tinggi relatif minim. Namun, gelombang sedang tetap berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.
"Untuk gelombang tinggi di atas 2,5 meter hingga 4 meter itu diprediksi nihil. Tetapi untuk gelombang sedang 1,25 hingga 2,5 meter mungkin terjadi di Barat dan Selatan Sumatera, Selat Sunda, Selatan Jawa, NTT, Anambas, dan Natuna," imbuhnya.
Dalam paparannya, Faisal juga membeberkan operasi modifikasi cuaca yang tengah dijalankan BMKG bersama BNPB di Kualanamu guna menjaga proses darurat dan distribusi logistik tetap aman.
"Kami ke Kualanamu memimpin langsung operasi modifikasi cuaca. Ada lima pesawat untuk menjaga proses kedaruratan dan drop logistik tidak terganggu hujan," tambahnya.
Faisal menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah. "Early warning menimbulkan early action menuju zero victim," pungkasnya.
(Awaludin)