Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Prabowo Ultimatum Pejabat Harus Paham Pasal 33 UUD 1945: Kalau Tidak, Keluar Saja!

Binti Mufarida , Jurnalis-Rabu, 07 Januari 2026 |18:52 WIB
Prabowo Ultimatum Pejabat Harus Paham Pasal 33 UUD 1945: Kalau Tidak, Keluar Saja!
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Tangkapan layar Youtube Setpres/Binti M)
A
A
A

KARAWANG — Presiden Prabowo Subianto berpidato tegas sebagai wujud komitmen menjaga tanggung jawab para anggota Kabinet Merah Putih. Kepada para menteri dan kepala lembaga, Prabowo berpesan agar terus membela kepentingan masyarakat.

Prabowo bahkan mengutip Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945. Pasal tersebut menyatakan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, dengan memprioritaskan kepentingan rakyat di atas kepentingan individu.

“UUD 45 Pasal 33 jelas, tak usah ada penerjemah. Apa yang tidak jelas? Yang tidak paham, keluar saja dari jabatan. Segera mengundurkan diri. Banyak yang bisa menggantikan saudara-saudara. Anak-anak muda yang baik-baik itu mau berjuang untuk kebaikan,” kata Prabowo saat berpidato dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Sebaliknya, kepada para pembantunya yang sudah berjuang untuk rakyat, Prabowo menyampaikan apresiasi. Ia yakin perjuangan tersebut akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

“Terima kasih pengabdianmu. Membuat kita tambah percaya, dari hasil menuju hasil, dari kemenangan menuju kemenangan, kepercayaan diri. Indonesia mampu. Indonesia semangat. Makmur dan kemakmuran harus sungguh-sungguh di tangan rakyat Indonesia,” katanya.

Salah satu keberhasilan yang layak diapresiasi adalah swasembada beras yang sudah dicapai dalam kurun satu tahun. Padahal, Prabowo menargetkan swasembada pangan dicapai dalam kurun empat tahun.

Atas pencapaian tersebut, Prabowo bahkan memberi hormat kepada para jajarannya. Kebiasaan ini sudah ia lakukan saat menjadi prajurit. Sebagai pemimpin pasukan tempur, Prabowo mengaku memiliki kebiasaan memberi hormat saat kagum kepada anak buah. Hal ini di luar kebiasaan karena ada adab atau tradisi di TNI bahwa bawahan yang memberi hormat kepada atasan.

“Saudara-saudara, izinkanlah saya mengikuti naluri saya, mengikuti kebiasaan saya sejak muda. Izinkan saya hormat kepada seluruh kalian yang telah berjuang mengabdi sehingga kita (bisa mencapai) swasembada pangan,” kata Prabowo yang lantas meninggalkan podium dan maju ke depan panggung untuk langsung memberi gestur hormat.

Prabowo secara resmi mendeklarasikan Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan pada akhir 2025. Hal ini disampaikan bersamaan dengan acara Panen Raya di Karawang, Jawa Barat, Rabu siang.

Prabowo menegaskan capaian swasembada pangan merupakan tonggak penting kedaulatan bangsa. Menurutnya, tidak mungkin sebuah negara disebut merdeka apabila kebutuhan pangannya masih bergantung pada bangsa lain.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement