Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Prabowo: Berpolitik di Indonesia Niat Mengabdi Malah Dikuyu-kuyu

Binti Mufarida , Jurnalis-Rabu, 07 Januari 2026 |17:23 WIB
Prabowo: Berpolitik di Indonesia Niat Mengabdi Malah Dikuyu-kuyu
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Binti M/Okezone)
A
A
A

KARAWANG — Presiden Prabowo Subianto menilai dunia politik di Indonesia bukanlah arena yang mudah, karena niat untuk mengabdi dan berbuat baik kerap dibalas dengan ejekan serta upaya mencari kesalahan.

“Politik di Indonesia ini pengorbanan. Ingin mengabdi, ingin berbuat baik, selalu dikuyu-kuyu, selalu dicari-cari kesalahan dan kejelekannya,” kata Prabowo saat memberikan pidato dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Prabowo menegaskan jabatan yang diembannya berasal dari mandat rakyat, sehingga sudah seharusnya seluruh pengabdian diarahkan untuk kepentingan masyarakat. “Pangkat yang saya emban adalah dari rakyat. Karena itu saya sekarang harus berbakti untuk rakyat,” ujar Prabowo.

Ia menyebut semangat pengabdian tersebut juga tercermin dari para menteri yang tergabung dalam Kabinet Merah Putih. Menurutnya, sebagian besar pembantunya telah memiliki kehidupan yang mapan sebelum terjun ke pemerintahan.

Prabowo pun menyinggung Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang, meski telah sukses di luar pemerintahan, tetap memilih masuk kabinet demi melayani negara.

Prabowo bahkan mengaku prihatin dengan jam kerja para menterinya yang dinilai sangat berat.

“Saudara Amran pengusaha yang sukses. Beliau jadi menteri adalah pengorbanan. Beliau menteri yang saya tahu sehari mungkin tidur hanya 3–4 jam,” kata Prabowo.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement