Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menempatkan Kesehatan Publik sebagai Pilar Pemulihan Pascabencana

Opini , Jurnalis-Jum'at, 09 Januari 2026 |16:39 WIB
Menempatkan Kesehatan Publik sebagai Pilar Pemulihan Pascabencana
Sri Gusni Febriasari, Sekjen Iluni Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI & Founder Komunitas Sobat Sehat (Foto: Dok)
A
A
A

Di titik inilah pemilihan prioritas kebijakan menjadi krusial. Kesehatan tidak cukup diposisikan sebagai respon setelah bencana terjadi, melainkan sebagai bagian dari kesiapsiagaan. Penguatan puskesmas di wilayah rawan bencana, sistem surveilans penyakit pascabencana, serta edukasi kesehatan berbasis komunitas merupakan langkah pencegahan yang berbasis pengalaman dan bukti empiris.

Bencana hidrometeorologi memang tidak selalu dapat dicegah. Namun, dampak kesehatannya dapat diminimalkan. Di Aceh, Sumatera Utara,Sumatera Barat, Jawa Tengah hingga Sulawesi Utara, kesehatan publik seharusnya menjadi salah satu indikator utama ketahanan daerah. Bukan hanya soal seberapa cepat bantuan tiba, tetapi seberapa baik masyarakat dapat kembali hidup sehat setelah bencana berlalu.

Pada akhirnya, kesehatan merupakan ukuran paling jujur dari ketahanan sosial. Ketika bencana terus berulang, pertanyaan pentingnya bukan lagi apakah kita siap menghadapi bencana berikutnya, melainkan apakah kita masih akan menempatkan krisis kesehatan sebagai urusan yang datang belakangan. 

Menjadikan kesehatan sebagai prioritas sejak kesiapsiagaan hingga pemulihan jangka panjang adalah bagian dari proses belajar dari bencana dan memperkuat ketahanan bersama.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement