Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Amerika Serikat dan Iran di Ambang Perang, Bagaimana Perbandingan Kekuatan Militer Kedua Negara?

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 12 Januari 2026 |13:22 WIB
Amerika Serikat dan Iran di Ambang Perang, Bagaimana Perbandingan Kekuatan Militer Kedua Negara?
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA – Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memuncak dalam beberapa hari terakhir, menyusul semakin memanasnya demonstrasi anti-pemerintah di Negeri Para Mullah. Peringatan Presiden Donald Trump tentang penggunaan kekuatan militer memicu reaksi keras dari Iran terkait ancaman pembalasan terhadap kekuatan dan sekutu AS di Timur Tengah.

AS dan Iran merupakan musuh bebuyutan selama puluhan tahun, sejak Revolusi Iran tahun 1979 yang menggulingkan kekuasaan Shah Iran yang didukung AS. Pemerintahan teokratis Iran menentang kehadiran Israel — sekutu dekat AS — serta campur tangan Washington di Timur Tengah.

Kedua negara telah membangun kekuatan militer yang sangat berbeda dalam skala dan kapabilitas. Meski belum dapat menyamai kekuatan militer adidaya AS, militer Iran tetap menjadi salah satu yang terkuat di Timur Tengah.

Berikut perbandingan kekuatan militer kedua negara menurut data Global Firepower Index:

Peringkat dan Indeks Kekuatan Militer

Amerika Serikat menempati peringkat pertama secara global dengan Power Index sebesar 0,0699, yang merupakan skor optimal dalam standar pengukuran Global Firepower. Sementara itu, Iran menempati peringkat keempat belas dari 145 negara yang dianalisis dengan Power Index sebesar 0,2269.

 

Perbedaan ini menunjukkan bahwa kekuatan militer Amerika Serikat jauh lebih unggul secara keseluruhan dibandingkan Iran. Semakin rendah angka Power Index, semakin kuat kapabilitas militer suatu negara.

Kekuatan Personel dan Sumber Daya Manusia

Dalam hal personel militer aktif, Amerika Serikat memiliki sekira 1,328 juta tentara aktif dengan dukungan 799.500 pasukan cadangan. Sementara itu, Iran memiliki 610.000 tentara aktif dan 350.000 pasukan cadangan. Perbedaan ini mencerminkan kapasitas perekrutan dan pemeliharaan pasukan yang berbeda antara kedua negara.

Populasi total juga menjadi faktor penting. Amerika Serikat memiliki populasi 339,665 juta jiwa dengan manpower yang tersedia mencapai 149,452 juta orang, sedangkan Iran memiliki populasi 87,590 juta dengan manpower tersedia sekira 49,050 juta orang. Perbedaan demografis ini memberikan keunggulan bagi Amerika Serikat dalam hal kemampuan mobilisasi sumber daya manusia jangka panjang.

Anggaran Pertahanan

Kesenjangan anggaran pertahanan antara kedua negara sangat mencolok. Amerika Serikat mengalokasikan dana pertahanan sebesar USD 831,781 miliar, sementara Iran hanya mengalokasikan USD 9,954 miliar. Anggaran Amerika Serikat lebih dari 80 kali lipat dibandingkan Iran, memberikan keunggulan signifikan dalam pengembangan teknologi militer dan modernisasi peralatan.

 

Perbedaan finansial ini juga tercermin dalam Purchasing Power (daya beli), di mana Amerika Serikat memiliki daya beli militer sebesar USD 21,132 triliun dibandingkan Iran yang hanya USD 1,319 triliun.

Kekuatan Udara

Dalam hal kekuatan udara, perbedaan antara kedua negara sangat drastis. Amerika Serikat memiliki total 13.209 pesawat, termasuk 1.854 pesawat tempur, 896 pesawat serbu khusus, dan 5.737 helikopter. Sementara itu, Iran hanya memiliki 551 total pesawat, dengan 186 pesawat tempur, 23 pesawat serbu khusus, dan 129 helikopter.

Perbedaan paling signifikan terlihat pada helikopter serbu, di mana Amerika Serikat memiliki 1.000 unit sedangkan Iran hanya memiliki 13 unit. Kapabilitas pesawat transport juga jauh berbeda, dengan Amerika Serikat menguasai 957 pesawat transport dibandingkan Iran yang hanya 86 unit.

Amerika Serikat juga memiliki keunggulan dalam pesawat khusus bertugas, dengan 695 unit pesawat special-mission dan 606 aerial tanker untuk mendukung operasi jarak jauh. Iran memiliki hanya 10 pesawat special-mission dan 7 aerial tanker.

 

Kekuatan Darat

Untuk kekuatan darat, Amerika Serikat memiliki 4.657 tank dengan dukungan 360.069 kendaraan lapis baja yang sangat unggul dibandingkan Iran yang hanya memiliki 1.996 tank dan 65.765 kendaraan lapis baja.

Dalam hal artileri, persediaan towed artillery Iran lebih banyak dengan 2.050 unit dibandingkan Amerika Serikat yang memiliki 1.267 unit. Namun, self-propelled artillery milik Amerika Serikat jauh lebih unggul dengan 1.595 unit dibandingkan Iran yang hanya 580 unit. Amerika Serikat juga memiliki keunggulan dalam mobile rocket projectors dengan 694 unit dibandingkan Iran yang memiliki 775 unit.

Kekuatan Laut

Dalam hal kekuatan angkatan laut, perbedaan antara kedua negara sangat mendasar. Amerika Serikat memiliki kekuatan armada laut sebanyak 472 kapal, termasuk 11 aircraft carrier dan 9 helicopter carrier yang menjadi tulang punggung kekuatan proyeksi daya maritim global. Iran hanya memiliki fleet strength sebesar 101 kapal tanpa satu pun aircraft carrier atau helicopter carrier.

Untuk submarine, Amerika Serikat memiliki 64 unit dengan teknologi yang jauh lebih canggih dibandingkan Iran yang memiliki 19 submarine. Destroyer milik Amerika Serikat juga jauh lebih unggul dengan 75 unit, sementara Iran sama sekali tidak memiliki destroyer. Frigate milik Iran lebih banyak dengan 7 unit dibandingkan Amerika Serikat yang tidak memiliki frigate.

 

Rudal dan Posisi Geografis

Sejak konflik dengan Israel tahun lalu, Iran meningkatkan kemampuan rudal balistiknya yang mampu menggempur pangkalan AS di Timur Tengah dan menjangkau Israel. Proyektil Iran terbukti mampu menembus sistem pertahanan udara AS dan Israel.

Meski kekuatan militer Iran jauh lebih kecil dibandingkan AS, keunggulan geografis di Teluk Persia memberi posisi strategis. Jika konflik memanas, Iran berpotensi menutup Selat Hormuz dan Teluk Persia, yang akan berdampak global.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement