Terkait penanganan keamanan, Iran menyatakan, aparat penegak hukum bertindak dengan menahan diri, proporsional, dan sesuai hukum. Perlindungan terhadap nyawa warga sipil, termasuk pengunjuk rasa damai, disebut sebagai prioritas utama, meskipun sejumlah warga dan aparat keamanan menjadi korban akibat aksi elemen teroris.
Di sisi lain, pemerintah Iran mengakui adanya akar persoalan ekonomi dan sosial yang memicu protes. Sejumlah langkah konkret telah diambil, antara lain paket bantuan darurat bagi kelompok rentan serta dialog langsung dengan perwakilan serikat pekerja dan pedagang. Iran juga menegaskan bahwa sanksi sepihak AS selama bertahun-tahun berperan signifikan dalam memperberat tekanan ekonomi terhadap rakyatnya.
Menutup pernyataan tersebut, Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta mengapresiasi perhatian media dan masyarakat Indonesia, serta mengajak pemberitaan disampaikan secara adil, komprehensif, dan berbasis fakta. Iran menegaskan komitmennya untuk terus mempererat hubungan persahabatan dengan Indonesia melalui dialog dan kerja sama demi perdamaian dan stabilitas regional maupun global.
(Awaludin)