Meskipun tidak memiliki bukti kuat untuk mendukung klaimnya, Necla Ozmen mendasarkan keyakinannya pada kemiripan yang luar biasa antara dirinya, Donald Trump, dan anak-anaknya, serta pada inkonsistensi serius dalam dokumen status sipil resminya. Ia berharap Presiden AS akan menerima permohonannya untuk menjalani tes DNA.
Dilansir Oddity Central, pada September lalu, pengadilan keluarga Ankara menolak permintaan Necla untuk tes paternitas dengan alasan bukti yang diberikan tidak cukup untuk memulai prosedur tersebut. Di Turki, seseorang harus memberikan bukti signifikan sebelum meminta tes DNA, terutama jika melibatkan warga negara asing. Namun, warga negara asing ini juga merupakan orang paling berkuasa di dunia saat ini.