Meskipun pemerintah daerah telah menggunakan anggaran belanja tidak terduga (BTT) dan masih terdapat kebutuhan tambahan, hal tersebut dapat diajukan kepada BNPB, seperti pemenuhan kebutuhan nonpangan.
“Kebutuhan dasar bukan hanya makan dan minum saja yang harus diperhatikan, tetapi juga kebutuhan lanjutan sebagai manusia. Pakaian, tempat tinggal, tempat tidur, obat-obatan, alat pencegah penyakit, alat pencegah dingin, selimut, dan lain sebagainya. Itu tolong diperlengkapi dan dipenuhi,” ungkapnya.
Terkait akses jalan yang mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah terdampak banjir dan longsor, ia mengapresiasi upaya pemerintah setempat dalam membuka kembali akses tersebut.
Meskipun alat berat telah dikerahkan di lapangan, Kepala BNPB menyampaikan bahwa pemerintah daerah dapat menambahkan alat berat dengan pembiayaan dari BNPB. Hal serupa juga berlaku untuk perbaikan darurat jembatan yang rusak.
“Tunjukkan kepada rakyat bahwa pemerintah hadir. Tidak ada alasan. Apalagi di sana ada 3.500 jiwa. Mungkin kebutuhan makan dan minum tidak ada masalah, bisa menggunakan sepeda motor, tetapi masih ada kebutuhan-kebutuhan lainnya. Apalagi ada anak sekolah dan lain sebagainya, jangan terlalu lama,” ujarnya.
(Arief Setyadi )