JAKARTA - Dua kereta cepat tergelincir di Spanyol selatan, Minggu (18/1/2026) malam waktu setempat. Sebanyak 10 orang tewas dalam kecelakaan kereta cepat tersebut.
Melansir The Guardian, Senin (19/1/2026), polisi menyatakan 10 orang tewas. Sementara penyiar saluran TV milik negara melaporkan 100 orang terluka, dengan 25 di antaranya luka serius.
RTVE melaporkan, kecelakaan itu terjadi di dekat Adamuz di Provinsi Córdoba.
“Kereta Iryo 6189 Málaga (ke Madrid) tergelincir dari rel di Adamuz, dan jatuh ke rel sebelahnya. Kereta (Madrid) ke Huelva, yang sedang melaju di rel sebelahnya, juga tergelincir,” kata Adif, yang mengelola jaringan kereta api, dalam sebuah unggahan di media sosial.
Adif mengatakan, kecelakaan itu terjadi sekitar 10 menit setelah kereta Iryo meninggalkan Málaga menuju Madrid pada pukul 18.40 (17.40 GMT).
Iryo adalah operator kereta api swasta yang dikelola Italia. Perusahaan tersebut tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Adif telah menangguhkan semua layanan kereta api antara Madrid dan Andalusia.
Layanan darurat Andalusia mengatakan di media sosial, semua lalu lintas kereta api telah dihentikan dan layanan darurat sedang dalam perjalanan, termasuk setidaknya sembilan ambulans dan kendaraan pendukung darurat.
Salvador Jiménez, seorang jurnalis RTVE yang berada di dalam kereta dari Córdoba ke Madrid, membagikan gambar yang menunjukkan gerbong belakang kereta tergeletak miring, dengan penumpang yang dievakuasi duduk di sisi gerbong.
(Erha Aprili Ramadhoni)