Pihak Satlantas kemudian menghubungi tim identifikasi Polres Metro Jakarta Barat. Setelah jasad AR diperiksa, tidak ditemukan tanda kekerasan.
Ia menambahkan, saat petugas memeriksa mobil korban, ditemukan sejumlah obat yang diduga dikonsumsi oleh korban. Obat-obat tersebut salah satunya obat asma.
“Ada ditemukan obat asma inhaler, ya inhaler, sama obat lain seperti Freshcare dan Insto dalam tasnya. Kemungkinan (meninggal) karena sakit ya, bukan karena macet,” ungkapnya.
Saat ini, jasad AR sudah dibawa ke RSCM untuk didalami penyebab kematiannya.
“Korban ini selanjutnya dibawa ke Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kesehatannya,” ujarnya.
(Arief Setyadi )