Menanggapi hal tersebut, Presiden Bangladesh menyampaikan apresiasi dan dukungan atas komitmen Indonesia untuk meningkatkan kerja sama bilateral di berbagai bidang, termasuk ekonomi, pertahanan, dan penanggulangan terorisme, serta mendorong penguatan people-to-people contact dan konektivitas antara kedua negara.
Sebagai informasi tambahan, saat ini jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) di Bangladesh tercatat sekitar 555 orang, yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga dan menikah dengan warga negara setempat. KBRI Dhaka memberikan pelayanan kekonsuleran serta layanan publik lainnya bagi WNI, sekaligus melayani warga negara Bangladesh yang ingin berkunjung ke Indonesia.
Indonesia dan Bangladesh telah menjalin hubungan diplomatik sejak 1972, dan selama lebih dari lima dekade, hubungan kedua negara terus berkembang secara positif dalam berbagai bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Tahun depan akan menandai peringatan 55 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Bangladesh, yang menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat kerja sama dan kemitraan strategis antara kedua negara.
Seremoni penyerahan Surat Kepercayaan dilaksanakan secara khidmat sesuai protokol kenegaraan dan menjadi tonggak awal penguatan diplomasi Indonesia di Bangladesh pada periode baru, dengan fokus pada kerja sama yang berorientasi pada hasil nyata dan saling menguntungkan.
Dubes Listyowati merupakan diplomat karier yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 8 Oktober 2025. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Direktur Asia Selatan dan Tengah, Kementerian Luar Negeri RI.
(Arief Setyadi )