Jamuan makan malam kemudian berlangsung di Le Salon des Portraits. Pada malam itu, ruangan bersejarah tersebut terasa lebih hangat oleh percakapan yang mengalir santai di antara keduanya.
Prabowo dan Macron tidak sekadar duduk berhadapan sebagai kepala negara. Keduanya juga tampak menikmati dialog ringan yang sesekali diselingi tawa. Dalam suasana akrab tersebut, berbagai topik dibicarakan, mulai dari hubungan Indonesia–Prancis hingga pandangan bersama mengenai perkembangan dunia.
Jamuan santap malam pribadi di Istana Élysée ini pun menjadi momen bermakna di balik agenda diplomatik resmi. Lebih dari sekadar pertemuan kenegaraan, malam tersebut mencerminkan kedekatan personal, rasa saling percaya, serta komitmen Indonesia–Prancis untuk terus melangkah bersama membangun kemitraan diplomatik global yang semakin erat.
(Arief Setyadi )