Meski tidak ditemukan unsur kekerasan, Polda Metro Jaya tetap memberikan pembinaan kepada anggota yang bersangkutan. Pembinaan tersebut difokuskan pada peningkatan kemampuan komunikasi sosial agar pendekatan kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih humanis.
"Kami melakukan pembinaan berupa peningkatan kemampuan komunikasi sosial, bagaimana menyampaikan sesuatu dengan baik kepada masyarakat. Seperti yang disampaikan Bapak Kapolda Metro Jaya, ‘Jangan sakiti hati masyarakat’," tambah Budi.
Sebelumnya, publik dihebohkan dengan viralnya video es kue jadul yang diduga berbahan spons di Kemayoran, Jakarta Pusat. Menindaklanjuti hal tersebut, polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap produk yang dijual.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu informasi diterima, kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Barang dagangan pedagang kami amankan untuk diuji lebih lanjut, karena keselamatan masyarakat adalah prioritas,” kata Roby, Minggu (25/1/2026).