Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

58 Ribu Jamaah Bersama Prabowo Ikuti Munajat Bangsa di Istiqlal

Felldy Utama , Jurnalis-Sabtu, 07 Februari 2026 |11:24 WIB
58 Ribu Jamaah Bersama Prabowo Ikuti Munajat Bangsa di Istiqlal
Ribuan jamaah hadir bersama Presiden Prabowo Subianto Ikuti Munajat Bangsa di Masjid Istiqlal (Foto: Youtube MUI)
A
A
A

JAKARTA – Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nusron Wahid, melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa 58.647 jamaah hadir di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026). Mereka ikut menghadiri pengukuhan dan Ta'aruf Pengurus MUI 2025-2030 sekaligus rangkaian acara 'Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa'.

"Perlu kami sampaikan kepada Bapak Presiden dan Bapak Ketua Umum, yang hadir jamaah insya Allah berdasarkan data barcode, karena semua yang hadir masuk ke sini pakai gelang dan gelangnya dibarcode, tadi mencapai 58.647 orang. Belum yang masuk tanpa barcode," kata Nusron yang juga Ketua Panitia Pengukuhan Pengurus MUI.

Ia memastikan kegiatan ini dihadiri seluruh lapisan, mulai dari perwakilan pengurus MUI se-Jabodetabek, pengurus pondok pesantren se-Jabodetabek, hingga majelis taklim se-Jabodetabek. Nusron kembali menyampaikan kepada Presiden Prabowo bahwa acara tersebut tidak semata-mata bersifat seremoni.

"Namun di tempat Masjid Istiqlal ini, kita jadikan sebagai momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta'ala, menghadirkan ketenangan jiwa di tengah dinamika kehidupan bangsa dalam rangka meneguhkan kebersamaan dalam doa dan harapan demi keselamatan Negara Indonesia," ujarnya.

Ia mengatakan kegiatan ini dilakukan di tengah kenyataan bahwa bangsa Indonesia sedang menghadapi berbagai ujian dan musibah, mulai dari banjir bandang, tanah longsor, hingga berbagai bencana lainnya yang menimpa masyarakat Indonesia, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Dalam kesempatan ini, marilah kita sama-sama membacakan Surat Al-Fatihah. Semoga saudara-saudara kita yang terkena bencana mendapatkan kekuatan dari Allah subhanahu wa ta'ala, dan bagi yang wafat dimasukkan dalam kategori mati syahid serta mendapatkan surga di sisi Allah subhanahu wa ta'ala. Al-Fatihah," tuturnya.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement