Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kenapa PKB "Melepas" Maruf Amin dan Yusuf Chudlori?

Opini , Jurnalis-Sabtu, 07 Februari 2026 |14:21 WIB
Kenapa PKB "Melepas" Maruf Amin dan Yusuf Chudlori?
M Sholeh Basyari (Foto: Ist/Okezone)
A
A
A

Pengasuh pesantren Bina Insan Mulia (Bima) ini, tampaknya terlempar dari orbit Cak Imin. Usulan dan dorongannya atas Kafabihi Mahrus, pengasuh Lirboyo  sebagai Rois Aam, mengisyaratkan bahwa dia kehilangan fokus dan gagal menangkap kompas politik yang dikehendaki Cak Imin.

Syaifullah Yusuf, Yahya Tsaquf dan Nusron Wahid

Keleluasaan cak Imin menata dan melempar bidak, menandakan konfidensinya sebagai pemain dan pewaris tunggal kepolitikan warga NU. Dengan penataan bidak-bidak seperti itu, Saiful, Yahya dan Nusron, besar kemungkinan terlempar dari gelanggang.

Syaiful dan Yahya, merepresentasikan produk gagal Muktamar 34 Lampung. Turbulensi, fragmentasi dan friksi, kepengurusan PBNU periode dua tokoh ini, berlangsung sepanjang periode masa khidmat sejak dilantik 2022 hingga sekarang. 

Turbulensi, fragmentasi dan friksi tidak saja menyangkut pemilu dan pilpres, bahkan terjadi terkait hal fundamental jam'iyah: Akademi Kepemimpinan Nasional ( AKN). Warga nahdliyin lebih pilu lagi manakala persolan tambang nyaris menjadi gelombang besar yang potensial menenggelamkan kapal besar: PBNU.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement