Namun tidak berselang lama, saat korban tengah beristirahat di sebuah warung dekat sekolah, ia tiba-tiba didatangi oleh orang tua murid berinisial S dan kerabatnya berinisial HA. Mirisnya, pelaku datang sambil membawa senjata tajam.
Kedua pelaku langsung menyerang korban menggunakan tangan kosong dan sarung penutup senjata tajam. Akibat serangan membabi buta tersebut, sang guru mengalami luka lebam serius di sekujur tubuh, terutama di bagian punggung, pundak, dan leher.
Warga sekitar segera melerai dan menjaga korban agar pemukulan tidak berlanjut lebih fatal.
(Fahmi Firdaus )