Edi juga meminta Prabowo agar menjaga marwah kepolisian dengan melakukan pergantian Kapolri secara tepat waktu dan dalam kondisi yang kondusif.
“Kami meminta kepada Presiden agar mengganti Kapolri pada saat yang tepat dengan memperhatikan situasi dan kondisi. Ini penting untuk menjaga marwah kepolisian,” katanya.
Lebih lanjut, Edi menilai bahwa pembahasan reformasi Polri tidak memiliki kaitan langsung dengan pergantian Kapolri. Menurutnya, reformasi juga dilakukan di berbagai kementerian dan lembaga negara lainnya.
“Kami melihat reformasi dan pergantian Kapolri adalah dua masalah yang berbeda,” ujar dosen politik hukum kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta ini.