Meski demikian, Pramono menekankan bahwa seluruh upaya penertiban akan dilakukan dengan pendekatan humanis dan persuasif.
“Saya yakin pendekatan yang lebih humanis, terbuka, dan merangkul semua pihak adalah cara terbaik,” tuturnya.
Politikus PDIP itu berharap langkah tersebut dapat mencegah terulangnya aksi kekerasan yang kerap terjadi saat Ramadan dan Idulfitri di Jakarta.
“Mudah-mudahan kejadian-kejadian kekerasan yang selama ini muncul saat menyambut Ramadan dan Lebaran tidak terjadi lagi,” tandas Pramono.
(Awaludin)