Leony menyebut, salah satu kejanggalan yang diteliti adalah jarak spasi dan titik antarhuruf pada lembar pengesahan, yang menurutnya sulit dihasilkan oleh mesin ketik manual maupun elektrik pada era tersebut.
“Dengan pendekatan, tahapan, dan tools yang digunakan, Bang Rismon mengidentifikasi font Times New Roman. Itu dilakukan melalui proses identifikasi yang menurut saya sudah sesuai secara metodologis,” jelasnya.
Ia menilai perbedaan pandangan dalam kasus ini dapat dipicu oleh kesenjangan pengetahuan antara peneliti, penyidik, dan pihak lain. Salah satunya terkait penggunaan istilah “manipulasi” dalam hasil penelitian.
“Kata manipulasi tidak selalu bermakna negatif. Dalam bidang engineering, manipulasi berarti proses teknis untuk menghasilkan produk dengan metode, teori, dan alat tertentu,” paparnya.