JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyampaikan jumlah pengungsi akibat bencana di wilayah Sumatera terus menurun signifikan. Hingga Selasa (10/2), total pengungsi tercatat tinggal 74.369 orang.
Tito menjelaskan, pada fase awal terjadinya bencana, jumlah warga yang mengungsi sempat melonjak hingga sekitar 2 juta orang karena kepanikan dan kondisi darurat.
“Jadi dari yang pertama kali pada saat bencana masyarakat panik, lebih kurang 2 juta orang mengungsi, sekarang sudah 74.369,” ujar Tito, Rabu (11/2/2026).
Ia merinci, jumlah pengungsi terbanyak saat ini masih berada di Provinsi Aceh, yakni 69.111 orang. Sementara di Sumatera Utara tercatat 5.098 pengungsi dan di Sumatera Barat tersisa 160 orang.
“Di Aceh ada 69 ribu lebih, 69.111, kemudian di Sumut ada 5.098 dan Sumbar 160,” jelasnya.
Berdasarkan catatan iNews Media Group, tren penurunan jumlah pengungsi ini terjadi secara bertahap. Pada Kamis (29/1) lalu, total pengungsi masih berada di angka 111.788 jiwa.
Pemerintah terus melakukan upaya penanganan dan pemulihan agar para pengungsi dapat segera kembali ke tempat tinggalnya secara aman dan bertahap.
(Awaludin)