Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani menjelaskan, pilot dan kopilot berusaha menyusul penumpang untuk memastikan keselamatan mereka. Namun, keduanya kembali menjadi sasaran tembak saat berada di area landasan pacu (runway).
"Pilot dan co-pilot berusaha menyelamatkan diri menyusul penumpang, namun keduanya ditembak saat berada di area landasan," kata Faizal.
Akibat serangan tersebut, Kapten Egon Erawan dan Kapten Baskoro meninggal dunia. Sementara seluruh penumpang dinyatakan selamat.
Pesawat Smart Air diketahui lepas landas dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT sebelum akhirnya ditembaki sesaat setelah mendarat di Bandara Koroway Batu pada Rabu, 11 Februari 2026.
(Awaludin)