Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menag Tegaskan Gedung 40 Lantai di Bundaran HI Bukan Khusus MUI, Ini Penjelasannya!

Binti Mufarida , Jurnalis-Kamis, 12 Februari 2026 |15:14 WIB
Menag Tegaskan Gedung 40 Lantai di Bundaran HI Bukan Khusus MUI, Ini Penjelasannya!
Menteri Agama Nasaruddin Umar (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menegaskan, bahwa rencana pembangunan gedung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, tidak berkaitan dengan Board of Peace (BoP).

Menurut Menag, gedung yang direncanakan setinggi 40 lantai tersebut merupakan milik Lembaga Pengelola Dana Umat (LPDU), yang nantinya juga akan dimanfaatkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"LPDU ini sudah direncanakan sejak tahun lalu, bahkan lebih dulu dibanding munculnya isu BoP yang baru belakangan. Jadi sama sekali tidak ada kaitannya,” ujar Nasaruddin setelah menghadiri Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) MUI di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Ia menjelaskan, rencana pembentukan LPDU telah diluncurkan Presiden Prabowo Subianto saat acara penerimaan zakat nasional tahun lalu. LPDU diharapkan menjadi wadah profesional dalam mengelola dana umat yang selama ini dinilai belum tertata optimal.

Nasaruddin juga menilai, hubungan antara pemerintah dan MUI saat ini berjalan harmonis. Ia berharap sinergi antara ulama dan pemerintah dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia.

 

Lebih lanjut, Menag menegaskan gedung tersebut tidak sepenuhnya diperuntukkan bagi MUI. Pemerintah, kata dia, tetap berupaya menyediakan fasilitas tersendiri untuk organisasi ulama tersebut.

Menurutnya, kemandirian umat sangat dipengaruhi oleh kemandirian para pemimpinnya, termasuk dalam hal fasilitas kelembagaan.

“Bagaimana seorang pemimpin bisa mandiri kalau sekretariatnya saja belum memadai. Sejak awal saya merasa terpanggil untuk memperjuangkan tempat yang layak bagi MUI,” katanya.

Imam Besar Masjid Istiqlal itu juga mengaku merasa kurang pantas jika MUI sebagai representasi umat Islam terbesar di dunia belum memiliki fasilitas yang representatif. Ia menyinggung fasilitas milik Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) yang telah memiliki gedung sembilan lantai di Menteng.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan penyediaan lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi di kawasan Bundaran HI untuk pembangunan gedung bagi MUI dan berbagai lembaga keumatan Islam, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta organisasi kemasyarakatan Islam lainnya.

Pengumuman tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri acara doa bersama dan pengukuhan Pengurus MUI Masa Khidmat 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada 7 Februari 2026.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement