Ia juga mengajak umat Islam menjadikan Ramadhan sebagai momentum peningkatan kualitas ibadah dan ketakwaan.
"Mari kita berusaha sekuat tenaga menyempurnakan ibadah selama bulan Ramadhan ini agar kualitas iman dan takwa kita semakin meningkat,” katanya.
Kepada masyarakat nonmuslim, ia turut mengimbau untuk bersama-sama menjaga suasana saling menghormati, khususnya terhadap umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa, agar Ramadhan berlangsung khusyuk dan penuh kedamaian.
KH. Anwar Iskandar juga mengingatkan umat agar menjaga perilaku selama berpuasa dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti orang lain, menyebarkan fitnah, atau membuat kegaduhan, termasuk melalui media sosial.
“Secara syariat, puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari perbuatan yang tidak dibenarkan agama. Jangan sampai secara lahir berpuasa, tetapi secara hakikat ternodai oleh sikap yang merusak persaudaraan,” pesannya.
Ia berharap Ramadhan melahirkan pribadi-pribadi yang penuh kasih sayang (rahmah), sehingga semangat saling menghormati dan menyayangi terus terjaga dalam kehidupan bermasyarakat.
(Awaludin)