Dewan Keamanan mengadakan pertemuan sehari setelah hampir seluruh dari 15 anggotanya — kecuali Amerika Serikat — serta puluhan diplomat lainnya bergabung dengan Duta Besar Palestina, Mansour, saat ia membacakan pernyataan atas nama lebih dari 80 negara dan beberapa organisasi yang mengutuk tindakan terbaru Israel di Tepi Barat. Mereka menuntut pembatalan segera dan menegaskan “penentangan keras terhadap segala bentuk aneksasi.”
Dalam beberapa minggu terakhir, Israel telah meluncurkan proses regulasi lahan yang kontroversial yang akan memperdalam kendalinya di Tepi Barat yang diduduki. Menteri Energi Israel, Eli Cohen, mengatakan langkah itu sama dengan “kedaulatan de facto” yang akan menghalangi pembentukan negara Palestina.
Warga Palestina yang marah, negara-negara Arab, dan kelompok hak asasi manusia menyebut langkah-langkah tersebut sebagai aneksasi ilegal atas wilayah yang menjadi rumah bagi sekitar 3,4 juta warga Palestina yang menginginkannya sebagai negara masa depan mereka.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.